Showing posts with label kecepatan. Show all posts
Showing posts with label kecepatan. Show all posts

April 08, 2019

Contoh perhitungan waktu permesinan bubut

1. Sebuah batang baja stainless silindris dengan panjang L = 150 mm, diameter D0 = Ø 12 mm 
akan dibubut menjadi ukuran  Diameter Df= Ø 11 mm 
Putaran mesin N = 400 rpm
dan alatnya Bepergian dengan kecepatan aksial  u= 200 mm / menit
hitung:
a.    Kecepatan pemotongan V (maksimum dan minimum)
b.    Rata –rata bahan yang di buang Rt
c.    Waktu pemotongan t
d.    Daya yang dibutuhkan jika daya unit diperkirakan 4 ws / mm3

 perhitungan waktu permesinan bubut

Gambar 1

Solusi :
a.    Kecepatan pemotongan maksimum (Vmax) berada pada diameter luar D0 , dan diperoleh:
V = π.D0.N
Vmax = ( π ) (12) (400) = 15072 mm / menit
Kecepatan pemotongan minimum (Vmin) pada diameter dalam Df adalah
Vmin = ( π ) (11) (400) = 13816 mm / menit
b.    Dari informasi yang diberikan, kedalaman potong adalah
D = (12 - 11) / 2 = 0,5 mm
Dan pemakanannya
f = υ / Ν
f = 200/400 = 0,5 mm / rev
Sehingga pembuangan material dihitung sebagai
Rt        = ( π ) (Drata2) (d) (f) (N)
= ( π ) (11,5) (0,5) (0,5) (400) 
= 3611 mm3/ Menit = 60,2 mm3/ detik
c.    Waktu pemotongannya adalah
t = l / (f. N)
  = (150) / (0,5) (400)
  = 0,75 menit
d.    Daya yang dibutuhkan adalah
Daya = (4) (60,2) = 240,8 W

2. Bagian yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini akan diubah dalam dua langkah pemesinan. Pada langkah pertama panjang (50 + 50) = 100 mm akan Berkurang dari Ø100 mm menjadi Ø80 mm dan pada langkah kedua panjang 50 mm akan berkurang dari Ø80 mm menjadi Ø60mm . 
Hitung waktu pemesinan total yang dibutuhkan  T  dengan kondisi pemotongan berikut:
Kecepatan Pemotongan V = 80 m / menit ,
Pemakanan  f = 0,8 mm / rev ,
Kedalaman potongan = 3 mm 

 perhitungan waktu permesinan bubut

Gambar 2

SOLUSI :
V = 80 m / menit
f = 0,8 mm / rev
Pembubutan akan dilakukan dalam 2 langkah. Pada langkah pertama panjang (50 + 50) = 100 mm akan dikurangi dari Ø100 mm menjadi Ø80 mm dan pada langkah kedua panjang 50 mm akan berkurang dari Ø80 mm menjadi Ø60 mm.
Langkah pertama : pembubutan dari Ø100 mm menjadi Ø80 mm
N = (1000.V) / (π.D)
   = (1000.80) / (π.100)
   = 225 rpm
Jumlah pemakanan Drata2= (Ø 100 – Ø 80) / ( 2 . 3mm)
         = 3,3  ~ dibulatkan  4 kali pemakanan
Waktu yang dibutuhkan  t  :
t1 = L  /  (f. N)
  = 100 mm / (0,8 . 225) 
  = 0,49 menit
t1 = 0,49 menit . 4
   =  1.96 menit
Langkah kedua : pembubutan dari Ø80 mm menjadi Ø60 mm :
N = (1000.V) / (π.D)
   = (1000.80) / (π.80)
   = 318 rpm
Jumlah pemakanan Drata2= (Ø 80 – Ø 60) / ( 2 . 3mm)
         = 3,3  ~ dibulatkan  4 kali pemakanan
Waktu yang dibutuhkan  t  :
t 2= L  /  (f. N)
  = 50 mm / (0,8 . 318) 
  = 0,19 menit
t 2= 0,19 menit . 4
   =  0,78 menit
Tota waktu yang dibutuhkan : T
T = 1,96 + 0,78
   =  2,74 menit

3. Kombinasi pembubutan, pengeboran, dan pengkartelan :
Poros yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini mempunyai diameter Ø 25mm . 
Hitunglah
Waktu pemesinan ?
jika            V =  60 m / menit ,
fpembubutan  =  0.2mm / rev ,
fpengeboran  =  0,08 mm / rev 
fpengkartelan  =  0,3 mm / rev .

 perhitungan waktu permesinan bubut
Gambar 3


SOLUSI :
Langkah 1
Waktu Perataan muka  (T1) :
L = Ø 25 / 2
   =  12,5 mm
N = (1000.V) / (π.D)
   = (1000.60) / (π.25)
   = 764 rpm
Waktu pembubutan muka dua muka (bagian depan dan belakang)  :
t1 = L  /  (f. N)
  = 12,5 mm / (0,2 . 764) 
  = 0,082 menit
t1 = 0,082 menit . 2
   =  0.164 menit

Langkah 2
Waktu Pembubutan diameter dari Ø 25 menjadi Ø 20  (t2) :
t2 = L  /  (f. N)
  = 45 mm / (0,2 . 764) 
  = 0,29 menit

Langkah 3
Pengeboran lubang Ø 10
N = (1000.V) / (π.D)
   = (1000.60) / (π.10)
   = 1910 rpm
t3 = L  /  (f. N)
  = 25 mm / (0,08 . 1910) 
  = 0,16 menit

Langkah 4
Pengkartelan 
N = (1000.V) / (π.D)
   = (1000.60) / (π.25)
   = 764 rpm
t4 = L  /  (f. N)
  = 10 mm / (0,08 . 764) 
  = 0,04 menit

Total waktu permesinan Ttot:
Ttot  =  0.164  + 0,29 + 0,16 + 0,04
       = 0,65 menit